Kamis, 12 September 2013

Kalau Kau Tua (William Butler Yeats)

kalau kau tua, dan kelabu, dan pengantuk
terkantuk-kantuk dekat pendiangan, ambil buku ini dan baca perlahan
dan khayalkan sebuah tatapan lembut
yang dulu milik matamu, juga lekuknya yang dalam

berapa banyak yang pernah mengagumi saat-saat riangmu
dan mencintai kemolekanmu dengan cinta murni atau palsu
namun hanya satu yang mencintai jiwamu suci
serta mencintai kerut wajahmu yang tak muda lagi


sambil membungkuk di samping api membara
gumamkan sedikit sedih, bagaimana cinta pun terbang
dan melayang di atas gunung tinggi jauh di sana
dan menyembunyikan mukanya di antara kerumunan bintang

W.B. Yeats

William Butler Yeats dilahirkan di Sandymout Irlandia pada tahun 1865. Masa kanak-kanaknya dihabiskan di sebuah desa kecil di Sligo yang masih alami, lalu belajar seni di Dublin. Ia memutuskan untuk memusatkan perhatian pada puisi ketika mengalami masa-masa sulit dalam kehidupannya semenjak pindah ke London pada tahun 1888.

Kumpulan puisi pertamanya adalah The Wandering of Oisin (1889), disusul kumpulan-kumpulan puisi lain, diantaranya The End among The Reds (1899), The Wild Swans at Coole (1917), dan The Tower (1928). Semasa hidup Yeats banyak melakukan perjalanan ke luar negeri, seperti Perancis dan Italia, namun ia senantiasa kembali ke tanah airnya untuk mendapatkan ilham bagi karya-karyanya. Yeats menerima hadiah nobel Kesusasteraan tahun 1923 dan meninggal di Nice, Perancis tahun 1939.

 


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar